Melatih Kecerdasan Otak Anak dengan Permainan Puzzle Anak

Melatih Kecerdasan Otak Anak dengan Permainan Puzzle Anak

Puzzle merupakan salah satu permainan edukatif yang sudah ada sejak abad ke-18. Permainan puzzle anak bahkan masih cukup populer sampai saat ini. Hal tersebut karena permainan ini terbukti dapat membantu melatih kecerdasan otak anak. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengajak dan menemani anak bermain puzzle di rumah.

Kegunaan Permainan Puzzle Anak

Melatih Kecerdasan Otak Anak dengan Permainan Puzzle Anak

Seperti yang diketahui, permainan puzzle memiliki manfaat untuk membantu melatih kecerdasan otak anak. Tidak hanya itu saja, masih ada banyak kegunaan lain yang bisa diperoleh saat anak memainkan puzzle atau bongkar pasang. Di bawah ini beberapa diantaranya:

  1. Melatih koordinasi mata serta tangan

Saat bermain puzzle baik itu yang bergambar, bentuk cocok dan tidak cocok, teka-teki silang, dan lain sebagainya semuanya memerlukan koordinasi antara mata dan juga tangan. Lewat permainan tersebutlah si kecil dapat menghubungkan apa yang sudah dilihat oleh mata dan bagaimana tangan dapat memberikan respon terhadap apa yang sudah dilihat. Hal ini akan membantu mengasah mata dan tangan dengan lebih baik.

  1. Dapat melatih memori anak

Perlu Anda ketahui bahwa bermain puzzle dapat membantu seorang anak memahami serta mengikuti instruksi untuk mencapai tujuan. Permainan ini juga dapat membantu melatih memori pada anak. Pasalnya, si kecil akan mencoba mengingat kembali mengenai potongan gambar, kata-kata, atau pola agar dapat sesuai satu dengan yang lainnya.

  1. Mengasah keterampilan motorik halus

Seperti yang diketahui, saat memainkan puzzle tentu saja seorang anak harus memindahkan potongan kecil atau besar kemudian memasangnya. Ia juga perlu memutar dan memasangkan kembali potongan puzzle tersebut agar dapat masuk ke lubang yang sesuai.

Pada aktivitas tersebut dapat membantu anak dalam mengasah keterampilan motorik halus mereka. Terlebih kemampuan motorik memang perlu ditingkatkan setiap harinya. Agar nantinya ia akan jauh lebih mudah untuk belajar menulis, menggambar, dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Dapat mengasah keterampilan visuospasial

Bermain puzzle secara rutin pada anak dapat membantu mengasah keterampilan visuospasial. Apa yang dimaksud dengan keterampilan visuospasial tersebut? Yakni merupakan skill yang berhubungan dengan persepsi serta hubungan ruang. Kemampuan tersebut dapat terasah saat anak bermain puzzle. Nantinya anak akan dituntut untuk mengenal sekaligus memahami tentang ruang, warna, ukuran, dan juga bentuk.

  1. Dapat mengasah kemampuan memecahkan masalah

Pada dasarnya, setiap puzzle mempunyai tujuan yang jelas untuk dicapai yakni menyusun sampai utuh dengan bentuk yang cocok. Dalam hal ini saat anak memainkan puzzle, maka ia tentu akan memikirkan apa saja langkah-langkah yang perlu diambil agar dapat menyelesaikan puzzle tersebut. Dalam hal ini juga anak-anak akan belajar untuk dapat memecahkan masalah yang mereka hadapi. Salah satunya juga membantu mendorong anak untuk memiliki pola pikir yang jauh lebih kreatif.

  1. Dapat melatih keterampilan sosial

Saat ini ada banyak jenis permainan bongkar pasang atau puzzle yang memang memerlukan kerja sama dengan orang lain agar dapat memecahkan kerumitannya. Tentu saja, dengan melakukan permainan tersebut dapat mendorong anak bekerja sama dan bermain bersama-sama. Baik itu dengan teman sebaya atau orang tuanya sendiri.

Puzzle yang dimainkan dengan cara berkelompok ini juga akan membantu anak memahami apa itu kesabaran serta kerja sama yang baik dan belajar mengetahui kapan gilirannya dapat memainkan puzzle kembali.

Itulah beberapa kegunaan permainan puzzle anak yang perlu Anda ketahui. Saat ini sendiri ada banyak jenis permainan puzzle yang dimainkan. Dengan bermain puzzle tersebut, maka Anda sebagai orang tua dapat membantu melatih kecerdasan anak dengan cara yang sangat sederhana sekalipun.